Viral

Audit Satgassus Merah Putih Pintu Masuk Ungkap Konsorsium 303

Peneliti Kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto meminta Polri atau pihak terkait mengaudit kinerja Satgassus Merah Putih yang dipimpin Irjen Ferdy Sambo, sebagai bentuk pertanggungjawaban institusi. Langkah audit menjadi penting karena bisa menjadi pintu masuk untuk mengungkap skandal Konsorsium 303 yang mengesankan Polri mati angin dalam melakukan pengusutan.

Menurut Bambang, apabila Polri serius membenahi internal dan merebut kembali kepercayaan masyarakat sudah sepatutnya audit terhadap Satgassus Merah Putih yang menurut institusi sudah dibubarkan, segera dilakukan. Hasil audit diyakini bisa memberi petunjuk atau bukti awal keterkaitan anggota Satgassus Merah Putih dalam Konsorsium 303 yang disebut-sebut juga dipimpin Ferdy Sambo.

“Soal anggaran Satgassus, dan pertanggung jawabannya sampai sekarang juga belum jelas. Kalau itu bisa diperjelas mungkin baru bisa masuk dengan dugaan ada aliran dari konsorsium itu,” kata Bambang, di Jakarta, Rabu (21/9/2022).

Selain itu, Bambang juga menyinggung, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo nampak ragu-ragu atau malah turut tersandera sehingga jajaran nampak tidak bernyali atau enggan mengungkap Konsorsium 303 yang bikin geger publik itu. Alasannya, dalam Sprin/1246/V/HUK.6.6/2020 yang diteken pada 20 Mei 2020 oleh Kapolri Idham Azis, nama Sigit tercantum sebagai penasehat satgas dengan ketua Ferdy Sambo.

Ketika Sigit menjabat Kapolri, Ferdy Sambo tetap menjabat Kasatgassus Merah Putih yang menjadi momok bagi internal Polri itu. Sekalipun begitu, Bambang menilai, seharusnya perkara pembunuhan Brigadir J dan terungkapnya Konsorsium 303 jadi momentum bagi Sigit untuk membuktikan dirinya Presisi sebagaimana slogan Korps Bhayangkara.

“Publik tentu akan memberi dukungan pada langkah-langkah Kapolri untuk menuntaskannya. Problemnya memang pada komitmen dan keberanian Kapolri sendiri,” kata dia.

Sebaliknya, jika Kapolri Sigit gagal memanfaatkan geger Konsorsium 303 sebagai momentum untuk merebut kembali kepercayaan masyarakat maka bukan tidak mungkin kepemimpinannya bakal ditulis dengan buruk dalam lembar sejarah kepolisian. “Artinya apakah beliau ingin memberikan legacy yang terbaik bagi kepolisian atau sebuah catatan kegagalan itu tergantung pada beliau sendiri,” pungkasnya.

Beri Komentar (menggunakan Facebook)

Back to top button