Bisnis

Keluar masuk Orang Golkar Jadi Anggota BPK

Komisi XI DPR akhirnya memilih kader Golkar, Ahmadi Noor Supit sebagai anggota BPK periode 2022-2027. Menggantikan Harry Azhar Azis, kader Golkar juga yang meninggal pada akhir 2021.

Ahmadi Noor Supit yang pernah menjabat ketua Komisi XI DPR, terpilih setelah Komisi XI DPR melakukan rapat. Selanjutnya menunjuk politisi asal Kalsel itu secara aklamasi. “Yang sudah terpilih yang diusung dari partai Golkar. Terpilih secara aklamasi namanya Ir Ahmadi Noor Supit,” ujar Kahar, Selasa (20/9/2022).

Namun kahar menerangkan bahwa tidak tepat juga kalau Ahmadi merupakan representasi parpol di BPK. Karena, setelah resmi menjadi anggota BPK, yang bersangkutan harus melepas dari struktural pengurus partai. “Begitu masuk ya harus berhenti. Jadi, bukan lagi orang partai,” ungkapnya.

Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Gerindra, Kamrussamad menyampaikan asanya kepada Ahmadi Noor Supit. Ke depan, kinerja BPK haruslah lebih mentereng ketimbang yang lalu. Lembaga auditor pelat merah ini, punya tugas maha penting terkait keuangan negara, serta kinerja kementerian dan lembaga negara lainnya.

Dia mendorong agar BPK bisa semakin mandiri dan independen dalam menjalankan tugas berat itu. “Kita mendorong BPK RI semakin mandiri dan independen dalam menjalankan tugas pemeriksaan,” kata Kamrussamad.

Sejatinya ada 10 kandidat, namun mundur 1 yakni Anggito Abimanyu, Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Dan, 9 kandidat itu yang berlatar belakang kader parpol, cukup banyak juga. Dari Golkar misalnya, ada tiga nama, yakni Ahmadi Noor Supit, Izhari Mawardi, dan Abdul Rahman Farizi. Selanjutnya satu nama anggota DPR asal Partai Demokrat, yakni Wahyu Sanjaya.

Sedangkan lima lainnya adalah Nugroho Agung Wijoyo (Kemenkeu), Rachmat Manggala Purba (konsultan), Tjipta Purwita (Mantan Dirut Inhutani II, Dori Santosa (BPK), Erryl Prima Putera Agoes (Kejagung).

Beri Komentar (menggunakan Facebook)

Back to top button