News

Berkas Perkara Irjen Teddy Minahasa Masih Diperiksa Jaksa

Selasa, 13 Des 2022 – 23:52 WIB

Antarafoto Pemeriksaan Tersangka Kasus Peredaraan Narkoba Teddy Minahasa Polda Metrojaya 251022 Rn 5 1 - inilah.com

Tersangka kasus peredaran narkoba Irjen Pol Teddy Minahasa (tengah) berjalan menuju ruang tahanan usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (25/10/2022). (Foto: Antara Foto/Reno Esnir)

Polda Metro Jaya menyatakan berkas kasus dugaan peredaran narkoba yang menjerat mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Teddy Minahasa sebagai tersangka masih diperiksa oleh kejaksaan.

“Berkas perkaranya minggu lalu telah kita limpahkan lagi ke kejaksaan untuk kita tunggu penelitiannya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan di Jakarta, Selasa (13/12/2022).

Zulpan menjelaskan, penyidik kepolisian masih menunggu jawaban dari pihak kejaksaan. Tim kejaksaan mempunyai waktu 14 hari untuk memberikan jawaban atas pelimpahan berkas kasus dari Polda Metro Jaya.

Apabila berkas dinyatakan tidak lengkap atau P19, maka berkas akan dikembalikan ke Polda Metro Jaya untuk dilengkapi. Namun, jika berkas dinyatakan lengkap atau P21, pihak kepolisian akan menyerahkan tersangka beserta barang bukti kepada kejaksaan untuk disidangkan.

“Kita harapkan aturan dengan KUHAP ya 14 hari untuk jaksa untuk meneliti dan juga nanti akan memberikan jawaban kepada penyidik apakah berkas perkara lengkap,” kata Zulpan menambahkan seperti dikutip Antara.

Berkas Dikembalikan

Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta mengembalikan berkas perkara Irjen Pol Teddy Minahasa terkait kasus peredaran narkoba. Pasalnya, berkas yang sebelumnya dilimpahkan dinilai belum lengkap. Berkas para tersangka lainnya dalam kasus ini turut dinyatakan belum lengkap.

Pihak kejaksaan tidak merinci hal yang kurang dari berkas para tersangka dan menyebut tidak ada tenggat waktu proses perlengkapan berkas.

11 Tersangka

Polda Metro Jaya menjerat 11 orang sebagai tersangka terkait kasus peredaran gelap narkoba jenis sabu-sabu melibatkan Irjen Pol Teddy Minahasa.

“Ada 11 tersangka,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juharsa di Jakarta, Jumat (14/10/2022).

Mukti menjelaskan, dari 11 tersangka, lima di antaranya tercatat masih anggota aktif Polri. Mereka adalah Irjen Teddy Minahasa, mantan Kapolres Bukittinggi AKBP D, eks Kapolsek Kalibaru Kompol KS , personel Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat Aiptu J, dan personel Polsek Kalibaru Aipda A.

Adapun enam tersangka merupakan warga sipil berinisial HE, AR, L, A, AW, dan DG.

“Penetapan tersangka terhadap 11 orang tersebut sudah dilakukan sesuai prosedur berdasarkan hasil gelar perkara yang melibatkan Bareskrim Polri,” terang Mukti.

Menurut Mukti, kasus peredaran sabu-sabu yang melibatkan 11 orang tersebut tidak terkait dengan jaringan bandar narkoba.

Barang Bukti Hasil Pengungkapan Kasus Narkoba

Kasus peredaran sabu-sabu tersebut dikendalikan oleh Irjen Teddy. Sabu-sabu itu berasal dari barang bukti hasil pengungkapan kasus narkoba.

Terungkap, Polres Bukittinggi hendak memusnahkan 40 kilogram sabu. Namun Irjen Pol Teddy Minahasa diduga memerintahkan untuk menukar sabu sebanyak lima kilogram dengan tawas.

“Irjen Pol TM selaku Kapolda Sumbar sebagai pengendali barang bukti sabu dari Sumbar, sudah menjadi 3,3 kilogram yang kita amankan dan 1,7 kilogram sabu yang sudah dijual oleh tersangka yang telah kita tahan dan diedarkan di Kampung Bahari,” kata Mukti menambahkan.

Namun, penggelapan barang bukti narkoba tersebut akhirnya terbongkar dengan rangkaian pengungkapan kasus narkotika oleh Polres Metro Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya.

Back to top button