Arena

Swiss Vs Kamerun, Duel Tim Kuda Hitam Sebelum Bertemu Brasil

Kamis, 24 Nov 2022 – 12:29 WIB

Swiss Vs Kamerun, laga grup G Piala Dunia 2022 (foto khelnow)

Laga grup G Piala Dunia akan bersaing menjadi yang terbaik untuk bisa lolos 16 besar. Grup ini berisi tiga negara kuda hitam, kecuali Brasil salah satu negara yang dijagokan di Piala Dunia Qatar 2022.

Brasil akan melawan Serbia pada Jumat (25/11/2022) dini hari nanti, sementara Swiss akan berhadapan dengan Kamerun pada Kamis (24/11/2022) pukul 17.00 WIB di Stadion Al Janoub, Qatar.

Laga Swiss Vs Kamerun dinilai menjadi laga tim kuda hitam yang saling berusaha keras meraih poin. Tak ada yang mau terlambat start demi mendampingi Brasil yang diperhitungkan bakal menjadi juara grup.

Swiss masuk gelanggang Piala Dunia 2022 dengan bekal status perempat finalis Euro 2020, sementara Kamerun finis ketiga dalam Piala Afrika 2021.

Swiss diselimuti optimisme tinggi karena memasuki arena dengan resume menarik belakangan ini setelah menghempaskan Spanyol dan Portugal dalam kompetisi Nations League Eropa.

Kamerun tak kalah optimistis setelah melewatkan kampanye Piala Afrika yang relatif kuat bersama pemain-pemain berbakat seperti Vincent Aboubakar, Karl Toko Ekambi, Bryan Mbeumo, Eric Maxim Choupo-Moting, dan Andre-Frank Zambo Anguissa.

Meski dianggap tak berpeluang mencapai 16 besar, Kamerun yang memainkan Piala Dunia yang ke-8, berpotensi mengulang babak perempat final 1990 yang membuat dunia terhenyak. Namun setelah itu, The Indomitable Lions selalu tersingkir dari babak penyisihan grup dengan hanya sekali menang dari total 15 laga.

Jelas ini tantangan untuk skuad mereka. Tapi Kamerun memiliki alasan untuk optimistis karena skuad mereka dipenuhi jebolan-jebolan Eropa yang bisa melontarkan mereka jauh dari sekadar fase grup.

Swiss berharap mengamankan paling tidak satu poin dari Kamerun karena secara kalkulatif seharusnya tidak kesulitan mendapatkannya.

Riwayat mereka belakangan ini menunjukkan relatif berhasil dalam ajang kedua di bawah Piala Dunia, yakni Euro di mana mereka hanya kalah adu penalti dari Spanyol dan bahkan mengangkangi Italia dalam grup kualifikasi Piala Dunia.

Mereka akan menambatkan asa kepada duet Granit Xhaka dan Xherdan Shaqiri yang diperkirakan bakal menjadi kunci Swiss untuk mendikte Kamerun.

Prediksi Pemain Utama

Swiss (4-2-3-1): Yan Sommer; Ricardo Rodriguez, Manuel Akanji, Fabian Schar, Silvan Widmer; Granit Xhaka, Remo Freuler; Ruben Vargas, Djibril Sow, Xherdan Shaqiri; Breel Embolo

Kamerun (4-1-4-1): Andre Onana; Enzo Ebosse, Jean-Charles Castelletto, Nicolas Nkoulou, Collins Fai; Martin Hongla; Bryan Mbeumo, Olivier Ntcham, Andre-Frank Zambo Anguissa, Karl Toko Ekambi; Eric Maxim Choupo-Moting

Skenario Pertandingan

Manajer Murat Yakin mungkin hanya dipusingkan oleh siapa yang seharusnya menjaga gawang Swiss setelah baik pilihan utama Yann Sommer maupun pilihan kedua Jonas Omlin sama-sama terancam cedera.

Tetapi itu tidak membuatnya ingin terlalu melindungi gawangnya dengan menambahkan bek ekstra di lini pertahanan.

Sebaliknya, Yakin tetap memasang formasi menyerang yang akan bertumpu kepada seorang ujung tombak yang disangga tiga asisten di belakangnya dalam formasi 4-2-3-1.

Di sini, dia memasang Breel Embolo di ujung serangan yang akan dibantu Ruben Vargas dan Xherdan Shaqiri di sayap, dan Djibril Sow tepat di belakang Embolo.

Orientasi menyerang ini membutuhkan stabilitas di lini tengah dan untuk itu Swiss menempatkan duet Granit Xhaka dan Remo Freuler untuk menguasai tengah lapangan sebagai poros kekuatan tim.

Yan Sommer kemungkinan tetap starter di depan gawang yang akan diproteksi oleh duet Manuel Akanji dan Fabian Schar di tengah pertahanan, dan Ricardo Rodriguez serta Silvan Widmer di kedua sayap pertahanan.

Kamerun tak mau terintimidasi oleh formasi serang seperti itu. Mereka juga memasang taktik tak kalah agresif dalam pola 4-1-4-1 di mana Eric Maxim Choupo-Moting menjadi ujung tombak, sedangkan Martin Hongla menjadi jangkar di tengah.

Di depan dia, kuartet Bryan Mbeumo, Olivier Ntcham, Andre-Frank Zambo Anguissa, dan Karl Toko Ekambi, siap menusuk memberi ruang kepada Choupo-Moting atau sebaliknya mendorong Choupo-Moting untuk memancing Swiss menciptakan ruang bebas yang membuat kuartet itu menginvasi lini pertahanan Swiss.

Oleh karena itu pertandingan ini menjanjikan kontes adu cepat dan adu serang, apalagi kedua tim merupakan tim-tim produktif di mana Kamerun mencetak 19 gol dari 14 laga selama musim ini, sedangkan Swiss mencetak 4 gol dalam 3 pertandingan terakhirnya.

Beri Komentar (menggunakan Facebook)

Back to top button