Inersia

Bau Badan Tertentu Disukai Nyamuk

Iklim di Indonesia cocok untuk perkembangbiakan nyamuk yang dapat membawa virus penyakit. Pencegahan menjadi wajib dilakukan. Namun, tahukah Anda bahwa nyamuk juga memilih-milih korbannya untuk digigit? Salah satu yang jadi magnet bagi nyamuk adalah bau badan Anda.

Sebuah penelitan baru membuktikan orang dengan bau badan tertentu lebih menarik bagi nyamuk. “Pertanyaan mengapa beberapa orang lebih menarik bagi nyamuk daripada yang lain menjadi pertanyaan yang semua orang,” Leslie Vosshall, seorang ahli neurobiologi dan nyamuk di Howard Hughes Medical Institute dan Rockefeller University, mengatakan kepada Scientific American.

Ia pun mulai mencari jawabannya. Dalam sebuah studi baru yang ditulis bersama oleh Vosshall, mengutip Times of India, menunjukkan beberapa orang sebenarnya memiliki faktor-faktor tertentu yang membuat mereka lebih menarik bagi nyamuk. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Cell ini melibatkan 64 peserta yang mengenakan stoking nilon di lengan mereka. Setelah enam jam, stoking nilon dipenuhi dengan aroma unik setiap orang.

Para peneliti memotong nilon menjadi beberapa bagian dan menempatkan dua dari peserta yang berbeda ke dalam wadah tertutup yang menampung nyamuk Aedes aegypti betina. Nyamuk ini adalah penyebar virus Zika, demam berdarah dengue (DBD), demam kuning, dan chikungunya.

Peserta penelitian diberi nomor dan mereka menemukan bahwa Subjek 33 memiliki magnet atau daya tarik bagi nyamuk paling besar. Subjek ini diminati nyamuk empat kali lebih banyak daripada peserta studi menarik berikutnya.

Para peneliti menemukan bahwa magnet nyamuk terbesar adalah 100 kali lebih menarik bagi nyamuk daripada peserta yang paling tidak menarik. Perbedaannya sangat besar. Para peneliti mencatat bahwa ‘bau kulit adalah pendorong utama daya tarik nyamuk yang berbeda kepada manusia’.

Bau kulit dan golongan darah

Nyamuk tidak membabi buta hinggap pada benda-benda dan berharap mereka dapat menggigit untuk mendapatkan makanan. Menurut National Institutes of Health (NIH) AS, nyamuk memiliki reseptor khusus untuk menemukan makanan, dan membantu mereka mendeteksi karbon dioksida yang kita hembuskan dan bau kulit kita.

Bau kulit ini disebabkan oleh rusaknya bakteri pada kulit Anda. Orang yang berbeda memiliki bakteri yang berbeda yang menyebabkan berbagai jenis bau kulit. Para peneliti menjelaskan bahwa meskipun nyamuk dapat membedakan orang berdasarkan baunya, aroma ini belum tentu merupakan bau yang dapat dideteksi oleh manusia sendiri.

Para peneliti menemukan bahwa orang yang dianggap ‘sangat menarik’ bagi nyamuk menciptakan ‘lebih banyak’ asam karboksilat di kulit mereka. Manusia memproduksinya di sebum kita, merupakan lapisan berminyak yang melapisi kulit. Pada bagian itu, asam membantu menjaga kulit tetap lembab dan terlindungi, kata Vosshall.

Para peneliti juga mencatat bahwa bahkan nyamuk ‘mutan’ yang tidak memiliki reseptor sensorik tertentu mempertahankan kemampuan untuk membedakan orang yang sangat menarik dan lemah.

Selain bau kulit, para peneliti juga mencatat bahwa golongan darah tertentu juga lebih menarik bagi nyamuk daripada yang lain. Mereka menemukan bahwa golongan darah O tampaknya menjadi yang paling disukai oleh spesies nyamuk tertentu. Perbedaannya sangat jauh sehingga nyamuk ini lebih menyukai golongan darah O hampir dua kali lipat dari golongan darah A.

Apa yang harus dilakukan jika Anda adalah magnet bagi nyamuk? Para peneliti juga menunjukkan bahwa tidak banyak yang dapat Anda lakukan jika Anda adalah magnet nyamuk karena mereka menemukan bahwa daya tarik orang terhadap nyamuk tetap stabil dari waktu ke waktu, terlepas dari perubahan pola makan atau kebiasaan berdandan.

Mencegah jadi sasaran nyamuk

Sangat penting untuk mengambil tindakan mencegah gigitan nyamuk agar diri kita tetap aman. Pemerintah sudah gencar mengingatkan masyarakat untuk mencegah berkembang biaknya nyamuk aedes aegepty serta memberikan pengetahuan baru kepada masyarakat mengenai penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta konsep 3M plus yang sesuai dengan standar, sehingga dapat mencegah penyebaran DBD.

Seperti rajin menguras tempat air, menutup rapat tempat-tempat penampungan air hingga mengubur barang bekas di dalam tanah agar tidak membuat lingkungan semakin kotor dan dapat berpotensi menjadi sarang nyamuk. Juga memanfaatkan kembali limbah barang bekas yang bernilai ekonomis (daur ulang) yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk demam berdarah.

Selain itu upaya pencegahan tambahan seperti memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, menggunakan obat anti nyamuk, memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi hingga membersihkan lingkungan.

Periksa pula tempat-tempat penampungan air, meletakkan pakaian bekas pakai dalam wadah tertutup, memberikan larvasida pada penampungan air yang susah dikuras, memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar hingga menanam tanaman pengusir nyamuk.

Yang juga sering terabaikan adalah beberapa tips lain yang juga penting untuk mencegah gigitan nyamuk DBD. Seperti mengenakan pakaian longgar yang merupakan pertahanan terbaik untuk melindungi diri dari gigitan nyamuk. Dengan cara ini nyamuk tidak akan bisa mendekati kulit. Lebih mudah bagi nyamuk untuk menggigit tubuh kita jika mengenakan pakaian yang ketat.

Selain itu, serangga penghisap darah ini sangat tertarik dengan pakaian berwarna gelap, terutama hitam. Jika Anda hendak keluar rumah, cobalah kenakan pakaian berwarna terang. Ini akan sangat membantu terhindar dari gigitan nyamuk.

Mengoleskan minyak esensial pada pakaian atau menggunakannya dalam diffuser juga dapat membantu mengusir nyamuk. Nyamuk tidak menyukai bau kayu putih, mint, serai, dan kemangi. Aroma minyak esensial ini akan menjauhkan nyamuk dan juga membantu menghilangkan bau tak sedap seperti apek selama musim hujan. Asap juga dapat membantu mengusir nyamuk. Jadi ambil karton bekas telur dan bakar di luar rumah atau juga bisa menggunakan dupa untuk asap pengusir nyamuk.

Mengenali cara nyamuk mencari sasaran dan menghindari gigitannya menjadi cara ampuh untuk terhindar dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh binatang kecil ini. Hal ini mengingat dari seekor nyamuk, bisa menyebabkan satu rumah bahkan satu kampung terkena penyakit dari mulai penyakit zika, chikungunya, DBD dan Malaria yang bisa mengancam jiwa.

Beri Komentar (menggunakan Facebook)

Back to top button